Ada 41 perusahaan yang melantai pada tahun 2024. Dalam kerangka corporate life cycle, IPO adalah sebuah langkah dari perjalanan penjang untuk menjadi sebuah korporasi sejati yang memiliki paling tidak 3 penanda: menguasai pasar lebih dari 100 negara, tidak ada pemegang saham pengendali dan cost of capital 2-3% (per tahun). Maka, sangat mendasar untuk mengevaluasi apakah perusahaan-perusahaan yang melantai pada tahun 2024 berada pada jalur yant tepat untuk menuju ke sana.
Salah satu penghambat sebuah perusahaan tercatat untuk melalui perjalanan menjadi korporasi sejati adalah terjadinya IPO Trap. Penanda utamanya adalah terjadinya penurunan harga saham sedemikian rupa sehingga perusahaan tidak bisa melakukan right issue dengan harga lebih tinggi dari pada saat IPO. Right issue secara terus menerus dengan harga yang terus naik adalah adalah langkah yang mesti ditempuh untuk menjadi korporasi sejati
Berikut ini catatan harga saham 41 emiten yang melantai pada tahun 2024. Harga dicatat pada akhir Maret 2025. Emiten berkode ASLI diperdagangkan pada hari pertama di lantai bursa pada harga Rp 89 kini menjadi Rp 50. CGAS dari Rp 492 menjadi Rp 83. NICE dari Rp 560 menjadi Rp 258. MSJA IPOdari Rp 382 menjadi Rp 308. SMLE dari Rp 222 menjadi Rp 102. ACRO dari Rp 123 menjadi Rp 58. MANG dari Rp 81 menjadi Rp 34. GRPH dari Rp 108 menjadi Rp 50. SMGA dari Rp 120 menjadi Rp 52. UNTD dari Rp 232 menjadi Rp 77.
TOSK dari Rp 130 menjadi Rp 50. MPIX dari Rp 334 menjadi Rp 62. ALII dari Rp 340 menjadi Rp 356. MKAP dari Rp 246 menjadi Rp 252. MEJA dari Rp 101 menjadi Rp 444. LIVE dari Rp 172 menjadi Rp 146. HYGN dari Rp 156 menjadi Rp 123. BAIK dari Rp 158 menjadi Rp 85. VISI dari Rp 132 menjadi Rp 183. AREA dari Rp 113 menjadi Rp 454.
MHKI dari Rp 408 menjadi Rp 92. ATLA dari Rp 212 menjadi Rp 50. DATA dari Rp 314 menjadi Rp 1050. SOLA dari Rp 150 menjadi Rp 50. BATR dari Rp 89 ke Rp 62. SPRE dari Rp 146 menjadi Rp 167. PART dari Rp 131 menjadi Rp 97. GOLF Rp 230 menjadi Rp 192. ISEA dari Rp 352 menjadi Rp 51. BLES dari Rp 258 menjadi Rp 185.
GUNA dari Rp 298 menjadi Rp 290. LABS dari Rp 196 menjadi Rp 115. DOSS dari Rp 254 menjadi Rp 125. NEST dari Rp 272 menjadi Rp 300. PTMR Rp 131 menjadi Rp 130. VERN Rp 200 menjadi Rp 90. DAAZ dari Rp 2670 menjadi Rp 3610. BOAT dari Rp 138 menjadi Rp 111. NAIK dari 260 menjadi 545. AADI dari Rp 7975 menjadi Rp 6525. MDIY dari Rp 1700 menjadi Rp 1320
Mari kita lihat secara keseluruhan. Dari 41 perusahaan yang IPO tahun 2024, ada 31 perusahaan yang harga sahamnya mengalami penurunan dibanding hari pertama melantai. Hanya 10 alias 24% yang tidak mengalami penurunan. Sisanya, 76% mengalami penurunan. Sebuah angka yang memprihatinkan. Bisa disebut letusan IPO Trap.
Apakah yang menurun tidak akan naik? Apakah yang naik tidak akan turun? Tidak juga. IPO 2024 didominasi oleh perusahaan-perusahaan yang secara market cap memang masih sangat mudah diombang ambingkan oleh pasar. Seperti sampan yang berlayar di samudra luas yang ombaknya setinggi 5 meter atau lebih. Jauh sekali dari angka yang relatif aman yaitu market cap Rp 10 triliun. Fluktuasi tidak terkendali inilah yang menjadikan perusdahaan kesulitan melakukan rights issue secara terus menerus.
Apa solusinya? Yang sudah terlanjur IPO ya namanya sudah terjalanjur mau apa lagi. Ada stupidity cost yang harus ditanggung. Yang mesti waspada adalah yang berencana akan IPO. Pastikan IPO dilakukan saat perusahaan sudah cukup besar. Paling tidak market cap Rp 10 triliun. Jika PER nya 20 maka laba palingt idak Rp 500 miliar. Jika PER 10 maka paling tidak laba Rp 1 triliun. Sebelum itu, lakukan proses korporatisasi dengan penerbitan saham secara terus menerus melalui private placement pra IPO. Inilah jalur yang semestinya untuk menjadi korporasi sejati. Fokus untuk menjadi qualified investee. Semoga 2025 ini lantai bursa bisa belajar dari ledakan IPO Trap 2024. Semoga lebih baik. Semangat!!!
Artikel ke-474 karya Iman Supriyono ditulis SNF Consulting House of Management, Surabaya, 10 April 2024
Diskusi lebih lanjut? Silakan bergabung Grup Telegram atau Grup WA KORPORATISASI atau hadiri KELAS KORPORATISASI
Anda memahami korporasi? Klik untuk uji kelayakan Anda sebagai insan korporasi