Iman Supriyono adalah pendiri, konsultan senior dan direktur SNF Consulting. Energi dan pemikiran knowledge entrepreneur ini dicurahkan untuk membantu perusahaan-perusahaan dan para direksi praktisi manajemen dalam mengembangkan perusahaan atau organisasinya. Tentu saja melalui consulting firm berbasis di Kota Pahlawan yang didirikannya.

Foto diambil di Pantai Pandawa, Bali, menjelang magrib.
Bapak delapan anak ini mendalami penjabaran strategi korporasi dan organisasi sampai pada implikasi finansialnya. Ia sangat tekun mempelajari sejarah dan strategi korporasi. Tiada hari tanpa belajar dan menulis bidang pilihannya ini. Korporatisasi adalah tema besar yang ditekuni dan dikembangkan konsultan yang masa remajanya pernah menjadi pimpinan redaksi majalah sekolah ini. Hasil dari mempelajari sejarah berbagai korporasi di berbagai belahan dunia yang telah berusia lintas abad.

Korporatisasi adalah layanan hasil riset orisinil SNF Consulting, perusahaan konsultan dimana Iman adalah pendiri dan CEO-nya
Secara lebih teknis, konsultan manajemen yang disiplin berolahraga ini membantu perusahaan-perusahaan untuk menyusun road map, menemukan kembali visinya (reinventing vision), melakukan valuasi, menerbitkan saham baru, menyusun studi kelayakan, merancang balanced scorecard, menyusun SOP, KPI, Strategic Map, dan sebagainya. Tentu dengan konsep manajemen orisinil karyanya seperti kurva korporatisasi, gergaji korporatisasi, crowding effect, career choice effect, bottle neck, revenue & profit driver (RPD), dan sebagainya.
Dalam perannya sebagai konsultan korporasi, Iman bekerja keras membangun ekosistem investor investee. Investeenya adalah perusahaan-perusahaan yang sedang melakukan scale up dalam rangka proses korporatisasi. Investornya ada dua yaitu investor komersial dan investor sosial. Investor komersial adalah perusahaan-perusahaan investasi. Investor sosial adalah para pengelola dana wakaf, dana abadi alias endowment fund kampus-kampus, sekolah-sekolah, pesantren dan berbagai organisasi sosial.
Dalam rangka penguatan ekosistem investor-investee dana abadi dan wakaf korporat ini, Iman bersama beberapa sahabatnya mendirikan Alhirrijun Cendekia Raya. Organisasi alumni berbagai kampus dan sekolah ini bekerja mengumpulkan iuran anggota yang diniatkan wakaf. Dana yang terkumpul oleh ACR, demikian singkatan lembaga ini, kemudian diivestasikan dengan portofolio modern. Hasil investasinya digunakan oleh organisasi dengan web acrku.org ini untuk memberi anugerah beasiswa kepada anak anak cemerlang di di berbagai institusi pendidikan.
Peneliti manajemen kelahiran Caruban-Madiun, ini sangat berpengalaman dalam menelusuri informasi untuk kepentingan perusahaan Anda melalui riset statistik maupun etnografi. Ini adalah hasil jam terbang panjang sebagai konsultan manajemen yang telah menulis 11 buku dan ribuan artikel yang telah aktif menulis sejak menjadi pimpinan redaksi majalah di sekolah SMA-nya. Topik utamanya adalah tentang korporasi. Banyak diantaranya viral atau best seller

Sinarmas Land Plaza, Jl. Pemuda Surabaya, gedung di mana SNF Consulting sebagai tempat berkarya Iman Supriyono berada
Iman selalu serius? Hehehe….tidak juga. Jalan-jalan alias traveling dan jeprat-jepret dengan kamera gadget adalah hobi alumni ITS dan Unair ini. Hampir tiap propinsi di negeri ini pernah dijelajahi oleh penulis yang masa mudanya pernah melatih pencak silat dan Pramuka ini. Berbagai belahan dunia telah ditelusurinya. Hobi ini menjadikan karya-karya seriusnya menjadi ringan untuk dicerna. Indah dirasakan. Melihat sesuatu dari sisi yang lain. Setiap perjalannya selalu mendatangkan inspirasi baru. Inspirasi itu dituangkannya dalam tulisan-tulisannya di situs yang sedang Anda buka ini. Selamat menikmati…

Iman di Tashkent International Airport, Uzbekistan

Iman di Moscow University

Iman mejeng dengan sebuah mobil listrik di Beijing, RRC

Iman sedang menikmati salju dalam perjalanan darat dari Osh ke Bishkek, ibukota Kyrgistan

Iman hobi mendaki: Menuju gua Hiro, Makkah

Iman hobi mendaki: Di puncak Gunung Welirang, Jawa Timur

Iman di tepi sungai Saigon, Ho Chi Minh City

Iman di tepi sungai Mekong, Phnom Penh, Kamboja

Iman naik tuk tuk di Bangkok, Thailand

Iman di Manila Golden Mosque, Quiapo, Manila

Iman bersama putri sulungnya di Hongkong saat si sulung sedang menempuh pendidikana di Jiangxi University, RRC

Iman di Bandar Seri Begawan. Brunei Darussalam

Iman dengan buku karya ke-4 nya: FSQ, Financial Spiritual Quotient

Iman di Masjid Jamek, Kuala Lumpur, bersama anak keduanya yang sedang mengambil studi aktuaria di University Sains Islam Malaysia

Iman dan istrinya, Anni Muttamimah, sedang jalan-jalan di rerimbunan pohon di kawasan Orchard Road, Singapura

Iman bersama anak dan menantu di depan rumah tinggal yang difungsikan sebagai “SNF House of Management” yaitu semacam rumah produksi untuk menghasilkan konsep-konsep manajemen baru berbasis hasil riset. Foto adalah hasil olahan dengan pixlr.com

Lari siang: Iman disiplin olahraga. Seminggu minimal 2x masing-masing 1 jam. Tidak peduli dimanapun. Kapanpun.

Kalau sedang senggang, Iman suka memanfaatkan waktunya untuk menerima tamu di ruang tamu kantornya untuk diskusi berbagai topik manajemen
Anda bisa melihat lebih lengkap buku-buku karya Iman Supriyono membaca detail CV-nya, menemuinya melalui Facebook atau Twiter, atau mengunjungi web SNF Consulting tempat Iman berkarya. Bagaimana arek Suroboyo kelahiran Caruban Madiun ini membiaya aktivitas menulis, meneliti, mendaki gunung dan jalan-jalnnya? Tentu saja dari SNF Consulting, perusahaan konsultan yang didirikannya. SNF Consulting memperoleh pendapatan dari pembayaran fee klien-kliennya

Halo pak Iman.. salam kenal..
Tulisan bapak benar2 inspiratif.
Salam dari Malang 🙂
terimakasih sudah membaca tulisan saya. moga bermanfaat n salam kenal kembali
Layanan konsultasi sepertinya hanya ditujukan untuk corporate saja. Apakah juga menerima permintaan konsultasi dari personal Pak?
Boleh….monggo
Sangat inspiratif bagi say yang baru belajar bisnis
Moga bermanfaat
Wuih mantap nih bisa kenal sama konsultan ahli seperti ini dari blog..
salam kenal mas dari bloger bandung
jabat erat bloger nusantara
terimakasih perkenalannya. semoga jabat erat n makin produktif!
siap2
Assalammualaikum Pak Imam, perkenalkan nama saya Rohmat alumni MEC yang baru saja di wisuda kemarin.
Boleh dong pak minta alamat facebook atau emailnya, saya pengen belajar banyak dr bapak. Mengenai ambang batas gila yang bapak samapikan kemarin di acara wisuda.
Terimakasih
waalaikumsalam wr wb. fb saya Iman Supriyono, dan email ada di blog ini..tinggal klik link di atas..monggo….
fb saya iman supriyono, email imansupri@snfconsulting.com
Assaamu’alaikum…
Pak Iman, saya tertarik tulisan anda mengenai PT GAR. Boleh komunikasi secara detail?
Ini WA/HP saya 087831377765
waalaikumsallam. Monggo…nomer saya 0818515705
pak saya pingin nunjek jitak panjenengan. Boleh ya
hahahaha
Kawan satu ini memang produktif dalam tulisan n pemikiran, cuman kurang mampu mengorganisir shg ide n gagasannya segera berjalan.
Semoga ada partner yg mampu mensinergikan gagasan-gagasan brelian ini.
Salam koorporasi semoga segera terwujud
Tugas menjalankan gagasan ada pada klien-klien SNF Consuting. Persiapanya di ruang meeting perusahaan klien. Kantor konsultan memang hanya memproduksi gagasan. Bahkan dalam kode etiknya, seroang konsultan dilarang melakukan eksekusi.
ini konsepnya
https://imansu.com/2014/05/07/ilmu-membaca-ilmuwan-dan-praktisi/
Selalu ada jawaban untuk setiap pertanyaan, bahkan lebih banyak jawabannya dibandingkan pertanyaan …. Bravo Pak Iman 👍👍👍👍👍
Mantul…menginspirasi…barokallohu fiikum
Terimakasih apresiasinya. Moga bermanfaat
Salam kenal pak Iman, salam sukses..hehehe..
Terimakasih atas tulisan² njenengan yang sangat menginspirasi dan mencerahkan…
Barokalloh..
salam kenal kembali. terimakasih apresiasinya
Lebih banyak jawabannya dari pada pertanyaan, Pak Iman selalu sudah menyiapkan setiap pertanyaan ,👍👍👍👍👍
Maksudnya lebih banyak jawabannya dibandingkan pertanyaannya 🙏
Ping-balik: Valuasi: Gojek & Tokopedia, Mengapa Merger? | Korporatisasi
Ping-balik: CLS: Mengapa Gojek & Tokopedia Harus Merger? | Korporatisasi
Ping-balik: Sparring Partner Untuk CEO & Entrepreneur Hebat | Korporatisasi
Ping-balik: Puasa Infaq: Ekonomi Umat Meroket! | Korporatisasi
Ping-balik: Waskita di Tepi Jurang: Koreksi Diri Atau Mati? | Korporatisasi
Ping-balik: Bagaimana Gadjah Tunggal – Sjamsul Nursalim Mengembalikan Rp 4,58 T? | Korporatisasi
Ping-balik: Arti Uang Dua Triliun | Korporatisasi
Ping-balik: Glorifikasi IPO Kioson: Lunglai Dalam Badai | Korporatisasi
Ping-balik: Investasi ROI 4000 % Lebih | Korporatisasi
Ping-balik: ARA ARB Bukalapak: Anda Penjudi atau Investor? | Korporatisasi
Ping-balik: Bank Jago Melangit: Karena Kinerja? | Korporatisasi
Pak Imam, mhn advise ttg investasi ringan apa ya?
Nilai kecil, aman dan mudah pemantauannya. Sy bbrp thn lalu pernah dengar di ceramah pak Iman saat di salah satu masjid di Sidoarjo, tapi lupa nama investasinya apa gitu. Kalo ga salah ada hubungannya dg bank BNI.
Terima kasih
Wassalam,
Imam Fauzi
Baru tahu Kalau Cak Iman juga Jago Silat
Tapak Suci Ya Cak…….
Wah keren ini makanya kalau jawab pertanyaan reflek Silat nya muncul
Hehehe. SH Terate
Ping-balik: Ditangkap KPK: Karen Agustiawan Merugikan Negara? | Korporatisasi
Ping-balik: Nasionalisme: Membela Lion Air Yang Terlambat. | Korporatisasi
Ping-balik: Crazy Rich Menyesatkan | Korporatisasi
Ping-balik: Ekosistem Bisnis: Harimau Tidak Makan Rumput | Korporatisasi
Ping-balik: Jangan Ragu: Ultrajaya Tumbuh Eksponensial! | Korporatisasi
Ping-balik: Marriot dan Light Asset Company | Korporatisasi
Pak imam sebgai pengusaha dan konsultan, hendaknya melakukan perawatan tubuh dan lebih paham terhadap busana yang pantas untuk seorang pengusaha. Sehat selalu pak.
Ashiap. Tx masukannya. Alhamdulillah untuk kesehatan saya sejak jmur 30 an sampai sekarang rutin lari pagi 7 km seminggu dua kali. Untuk busana saya memang memilih gaya bebusana yang tidak membuat saya menjadi artis hehehe
Ping-balik: Notaris dan Perjanjian: Paradigma Korporasi | Korporatisasi
Ping-balik: Jogja Istimewa: Masjid Yang Hening Syahdu | Korporatisasi
Ping-balik: NU & Muhammadiyah: Perceived Membership | Korporatisasi
Ping-balik: Pajak Saham Baru: Biaya Kebodohan | Korporatisasi
Ping-balik: Intangible Aset Jumbo: Satu atau Banyak Merek? | Korporatisasi
Ping-balik: Intangible Asset Jumbo: Satu atau Banyak Merek? | Korporatisasi
Ping-balik: Investor Yang Mau Rugi | Korporatisasi
Ping-balik: Demarketing: Resto Calvados Yang Ramai Tapi Tutup | Korporatisasi
Ping-balik: Merger: Kekacauan di Masjid Moeldoko | Korporatisasi
Ping-balik: Close Loop Ekonomi atau Rahmatan Lil Alamin? | Korporatisasi
Ping-balik: Menuntaskan PDAM Sebagai Perusahaan Air Minum Modern | Korporatisasi
Ping-balik: Antara Iman dan Pajak | Korporatisasi
Ping-balik: Pilpres: Isu Strategis Pimpinan Puncak | Korporatisasi
Ping-balik: Family Constitution Bagi Pebisnis | Korporatisasi
Ping-balik: Aku Bukan Investor Khilaf | Korporatisasi
Ping-balik: Mengapa Nilai XXI Turun Drastis? | Korporatisasi
Ping-balik: Puasanya Investor dan Investee | Korporatisasi
Ping-balik: Astra Internasional, Masihkah Mengagumkan? | Korporatisasi